Sorry !!! Under Construction !!!
Memuat...

Sabtu, 04 Desember 2010

Ficus elastica

Karet Kebo
 Ficus elastica Roxb. ex Hornem


Naman Umum
Indonesia : Karet Kebo, Karet Hutan, Kadjai (Sumatra)
Innggris : Assam Rubber, Indian Rubber tree
Melayu : Rambong, Pokok Getah Rambong
Philipina : Balete


Klasifikasi
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Sub Kingdom : Tracheobionta (Tumbuhan Berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan Biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (Berkeping Dua/Dikotil)
Sub Kelas : Dillenidae
Ordo : Urticales
Famili : Moraceae
Genus : Ficus
Spesies : Ficus elastica Roxb. ex Hornem


Deskripsi

Tumbuhan berbentuk pohon, berumur panjang (perenial), tinggi bisa mencapai 20 - 30 m. Akar tunggang. Batang berkayu, silindris, warna coklat tua, permukaan halus, percabangan meyebar tak beraturan hingga membentuk pohon yang rindang, keluar akar-akar menggantung dari batang atau cabang yang sudah besar Daun tunggal, bertangkai, tersusun berseling (alternate), bentuk lonjong(elliptica), ujung dan pangkal meruncing (acuminatus), tepi rata, permukaan mengkilat (nitidus), pada pohon yang masih muda panjang daun +/- 35 cm, lebar +/- 15 cm, setelah pohon menjadi dewasa rata-rata panjang daun menjadi lebih kecil dengan panjang +/- 10-15 cm dan lebar +/- 5-7 cm, daun muda berwarna merah hati setelah dewasa menjadi hijau tua, kuncup daun muda tertutup dengan selaput bumbung (ocrea) berbentuk kerucut tajam berwarna merah muda Bunga muncul di ketiak daun, berwarna merah kusam, penyerbukan sangat tergantung pada satu jenis kumbang Buah bulat telur, panjang +/- 1 cm, berwarna kuning kehijauan Perbanyaan Generatif (biji) dan vegetatif (pemisahan)


Perbanyakan dan Perawatan


Perbanyakan karet kebo dapat dilakukan dengan setek batang. Karet kebo dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik.

Khasiat 
Karet kebo memiliki rasa pedas dan bersifat netral. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam karet kebo di antaranya getah berupa senyawa karet (lateks). Efek farmakologis yang dimiliki oleh karet kebo diantaranya melancarkan peredaran darah dan menghilangkan sakit (analgetik).
Bagian akar karet kebo dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut.


1. Bisul
Cuci akar secukupnya sampai bersih, lalu giling halus. Tambahkan sedikit air dan aduk hingga menjadi bubur, lalu bubuhkan di tempat yang sakit.


2. Berhenti haid pada usia subur (amenorrhoea sekunder)
Cuci bersih 40 g akar karet kebo, lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan dua kali sehari masing-masing 1 gelas.


3. Maag
Cuci bersih 35 g akar karet kebo, lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan dua kali sehari masing-masing 1 gelas.


4. Rematik sendi
Cud bersih 30—50 g akar karet kebo, lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Pengikut

Fans Page

Blogger Templates by Andrian 2012